Saflink 03
News Update
Loading...
  • Put the link on the Generate Link box with http:// or https://
  • Use CTRL + V on keyboard to put the link.
  • Click Generate button to get encrypted link.
  • Click Copy URL button.
  • Done.
  • Latest Post

    [Music News][recentbylabel]

    Saturday, November 9, 2019

    Waspadai.Penyakit.Mata.Merah.yang.Sangat.Menular?

    Konjungtivitis atau yang biasa disebut pinkeye atau mata merah bisa mengkhawatirkan, karena dapat membuat mata sangat merah dan menular dengan sangat cepat.

    Kondisi ini disebabkan adanya peradangan konjungtiva atau bagian membran jernih  yang menutupi bagian putih mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata.

    Penyakit mata ini bisa disebabkan oleh bakteri dan virus yang bertanggung jawab untuk penyakit flu dan infeksi lainnya, - termasuk infeksi telinga, infeksi sinus, dan sakit tenggorokan , dan merupakan jenis yang sama dengan bakteri yang menyebabkan klamidia dan gonore, dua penyakit menular seksual .

    Selain itu, pinkeye juga dapat disebabkan oleh alergi dan ini cenderung terjadi lebih sering pada anak-anak yang juga memiliki kondisi alergi lainnya. Pemicu alergi konjungtivitis di antaranya adalah rumput,  serbuk sari, bulu binatang dan tungau.

    Terkadang, suatu zat dalam lingkungan juga dapat mengiritasi mata dan menyebabkan penyakit mata yg menular, seperti bahan kimia atau polutan udara (asap dan debu). Pinkeye bisa terjadi pada bayi baru lahir Bayi yang baru lahir bisa juga tertular pinkeye dan ini bisa berkembang menjadi gangguan mata yang lebih serius, jika tidak segera ditangani.

    Biasanya, ibu yang menderita penyakit menular seksual berisiko menularkan virus ke mata bayi yang baru dilahirkannya.

    Untuk mencegah hal ini, dokter akan memberikan salep antibiotik atau obat tetes mata untuk semua bayi segera setelah lahir.

    Namun ada kalanya, pengobatan ini menyebabkan konjungtivitis kimia ringan, yang biasanya akan hilang dengan sendirinya. Jika diketahui lebih awal, dokter akan segera memeberi pengobatan pada ibu hamil yang menderita penyakit menular seksual,  untuk mencegah penyebaran infeksi ke bayi.

    Gejala pinkeye tergantung pada jenisnya Salah satu gejala yang paling umum adalah, mata terasa perih dan tidak nyaman seperti berpasir dan warna mata menjadi sangat merah.

    Selain itu, cairan mata juga keluar secara berlebihan menyebabkan kedua kelopak mata tertutup rapat. Sedangkan, dalam kasus konjungtivitis alergi, mata terasa gatal-gatal dan berair adalah gejala yang umum.

    Pinkeye bisa menular lewat kontak langsung dengan penderita atau dengan benda yang terpapar virus dari penderita seperti tisu atau handuk.

    Bahkan, penyakit mata ini bisa menular dari satu mata ke mata yang lain dengan menggosok atau menyentuh mata terinfeksi, kemudian menyentuh mata lainnya.

    Untuk pencegahan, biasakan mencuci tangan dengan baik dan menggunakan sabun. Hindari berbagi obat tetes mata, handuk, atau sarung bantal dengan anggota keluarga lain yang sedang mengalami pinkeye. Selain itu, cuci handuk, sprei, dan sarung bantal yang terinfeksi dengan air panas dan pisahkan dengan yang tidak terinfeksi.

    Kenali Penyakit Mata Menular dan Tidak Menular

    Mata merupakan salah satu indera yang memiliki fungsi penting. Bila indera penglihatan ini sakit, maka aktivitas Anda akan terganggu.
    Penyakit mata bisa disebabkan beberapa faktor seperti debu, virus, atau bakteri. Biasanya penyakit mata yang disebabkan virus dan bakteri dapat mudah menular. Agar terhindar dari penyebaran sakit mata sebaiknya kenali berbagai macam sakit mata, baik yang menular ataupun tidak menular berikut ini:

    1. Konjungtivitis

    Konjungtivitis merupakan peradangan atau iritasi yang disebabkan infeksi pada selaput yang melapisi mata. Biasanya penyakit ini ditandai dengan mata merah, gatal, berair, nyeri, keluar kotoran atau belekan, dan penglihatan menjadi kabur.

    Penyakit ini disebabkan oleh virus, bakteri, alergi, lensa kontak yang kotor, atau pemakaian lensa kontak jangka panjang. Penyakit mata jenis ini dapat mudah menular maka harus segera ditangani dengan mengompres mata dengan air hangat, memberikan salep atau obat tetes mata sesuai resep dokter, dan pastikan tangan Anda bersih sebelum mengoleskan salep agar tidak memperparah iritasi.

    2. Trakoma

    Trakoma merupakan infeksi mata akibat bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini hidup di lingkungan yang kotor. Pemakaian sapu tangan atau handuk yang sudah dicemari bakteri Chlamydia trachomatis dapat menyebarkan penyakit trakoma dengan mudah.

    Penyakit ini sangat menular jadi sebaiknya perhatikan gejala yang ditunjukkan dari penyakit ini seperti mata merah, kornea terlihat keruh, belekan, pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening.

    3. Keratokonjungtivitas vernalis (KV)

    Keratokonjungtivitas vernalis merupakan peradangan bagian kornea (selaput bening) yang disebabkan alergi. Penyakit ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa sakit, mata merah, gatal, berair, belekan, dan kelopak mata bengkak.

    Penyakit ini akan kembali berulang dan biasanya akan kambuh saat musim panas. Penderita KV terkadang mengalami kerusakan pada sebagian kecil kornea sehingga mengakibatkan munculnya nyeri akut.

    4. Endoftalmitis

    Endoftalmitis adalah infeksi pada lapisan mata bagian dalam yang mengakibatkan bola mata bernanah. Biasanya ditandai dengan mata merah, nyeri, serta penglihatan menjadi terganggu. Gangguan mata ini biasanya terjadi akibat tusukan benda tajam sehingga perlu segera ditangani sebab dapat menyebabkan kebutaan.

    5. Selulitis Orbitalis (SO)

    Yakni peradangan di jaringan sekitar bola mata yang disebabkan beberapa faktor seperti cidera mata, infeksi sinus, atau infeksi yang berasal dari gigi. Biasanya menunjukkan gejala seperti mata merah, kelopak mata bengkak, nyeri, dan bola mata menonjol atau bengkak.

    6. Blefaritis

    Blefaritis merupakan suatu peradangan pada kelopak mata akibat kelenjar minyak memproduksi minyak yang berlebihan. Minyak yang berlebihan ini berada di dekat kelopak mata yang merupakan tempat perkembangbiakan bakteri. Blefaritis ditandai dengan mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, ada luka di bagian kelopak mata dan membengkak.

    7. Dakriosistitis

    Dakriosistitis adalah penyumbatan yang terjadi pada saluran yang mengalirkan air mata ke hidung. Kondisi ini dipengaruhi faktor alergi yang mengakibatkan penyumbatan saluran. Akibatnya, mata menjadi merah, nyeri, bengkak, bahkan mengeluarkan nanah disertai demam. Sebagai pertolongan pertama, kompres kantung mata dengan air hangat kemudian segera periksakan ke dokter.

    Sakit Mata Menular Lewat Pandangan, Bisakah?

    Pernah ada yang menghindari pandangan dari teman yang sedang sakit mata? Soalnya banyak juga nih yang percaya bahwa sakit mata bisa ditularkan lewat bertukar pandangan. Tapi benarkah seperti itu kebenarannya?


    "Ada penyakit mata yang sangat menular namanya konjungtivitis atau bahasa inggrisnya pink eye, jadi keluhannya belekkan banyak terus pagi hari lengket dan itu bisa sangat menular. Tapi penyebabnya bukan lewat lihat-lihatan," ujar dr Rina La Distia Nora, SpM(K), PhD, dari Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Selasa (30/10/2018).

    Konjungtivitis disebabkan oleh virus, akan tetapi virus tidak bisa lompat begitu saja dari mata ke mata. Yang jadi pencetus penyebarannya itu biasanya lewat tangan yang tidak terjaga kebersihannya.

    "Yang penting itu hand hygiene, karena kalau kita sakit kan belekan biasanya ngelap-ngelap ya, kena ke tangan, nah virus yang ada di tangan, itu kalau kita jabatan atau cipika cipiki masih ada virus sedikit," kata dr Rina.

    Bahkan, virus juga bisa menempel pada benda lain yang tersentuh oleh tangan yang terkontaminasi. Bila, katakanlah meja itu tidak dibersihkan, virus bisa bertahan selama lima bulan, lho, lamanya!

    Jadi, penting sekali nih untuk menjaga kesehatan mata kita dengan turut menjaga kebersihan tubuh kita khususnya tangan. Enggak mau kan bangun-bangun matanya belekan?

    Benarkah Sakit Mata Merah Bisa Menular dari Tatapan? Cek Faktanya di Sini!

    Banyak yang bilang kalau sakit mata dan mata merah bisa menular melalui tatapan. Sakit mata yang biasanya ditandai dengan mata merah dan fungsi penglihatan tidak menurun, seperti konjungtivitis sering disebut-sebut bisa menular jika bertatapan langsung dengan penderitanya. Lantas, apakah benar sakit mata menular melalui tatapan? Simak jawabannya disini.
    Apakah benar bila sakit mata menular dari kontak mata?

    Obat Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

    Sakit mata menular atau konjungtivitis (conjunctivitis), atau yang dikenal juga dengan sebutan pinkeye, adalah peradangan pada jaringan yang menutupi bagian depan mata dan melapisi bagian dalam kelopak mata. Cegah penyebaran dan segera obati sakit mata menular dengan mengenali penyebabnya.
    Obat Sakit Mata Menular dan Pencegahannya
    Konjungtivitis adalah penyakit mata menular yang paling umum ditemui yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Infeksi virus dan bakteri adalah faktor utama yang membuat kondisi ini bisa menular dengan mudah dari satu orang ke orang lainnya. Selain virus dan bakteri, konjungtivitis juga bisa disebabkan oleh kotoran, asap, klorin yang digunakan pada kolam renang, alergi pada debu, maupun iritasi yang biasanya terjadi pada para pengguna lensa kontak. Namun, konjungtivitis yang disebabkan oleh iritasi atau alergi tidak menular.

    Sakit mata menular yang disebabkan oleh infeksi virus adalah yang paling mudah menular dan seringnya disebabkan oleh virus yang bernama Adenovirus. Adenovirus adalah virus yang menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, termasuk flu, sakit tenggorokan, bronkitis, diare, demam, dan pneumonia. Konjungtivitis menular juga bisa disebabkan oleh bakteri.  Penularan konjungtivitis bisa terjadi dari tangan ke mata, dari benda yang telah terkontaminasi virus atau bakteri, dan dari saluran pernapasan.

    Sakit mata menular ditunjukkan dengan kemunculan gejala-gejala tertentu, seperti mata terasa gatal atau perih, berwarna kemerahan pada area putih mata atau sisi dalam kelopak mata, dan mata berair. Gejala lain yang mungkin juga dirasakan termasuk keluarnya cairan berwarna putih, hijau (belek), atau kuning yang menjadi kerak di bulu mata. Penglihatan bisa menjadi kabur dan mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

    Cara Mencegah dan Mengobati Sakit Mata Menular

    Sakit mata menular bisa dihindari dengan rajin mencuci tangan untuk mengurangi risiko penularan. Beberapa langkah pencegahan lain juga bisa Anda lakukan, seperti:

    • Hindari terlalu sering menyentuh wajah, karena virus bisa masuk melalui mata, hidung dan mulut.
    • Bagi para pengguna lensa kontak, dianjurkan untuk memperhatikan dan menjaga kebersihan lensa dan perangkat tambahan lainnya. Jangan berbagi pakai lensa kontak mata Anda dengan orang lain.
    • Jika memungkinkan, gunakanlah kacamata daripada memakai lensa kontak.
    • Hindari berbagi pakai handuk, lap mandi, sarung bantal, maskara, maupun pensil mata dengan penderita sakit mata menular.
    • Selalu mencuci tangan sehabis melakukan kontak dengan penderita sakit mata menular.
    • Jangan gunakan tetes mata yang diberikan pada mata terinfeksi kembali kepada mata yang tidak terinfeksi.
    • Usahakan Anda maupun anak yang sedang terkena sakit mata menular untuk tetap berada di rumah, hingga fase penularan berakhir atau kondisi anak membaik.

    Pengobatan sakit mata menular akan ditentukan berdasarkan penyebab infeksinya. Untuk meredakan gejala, kompres dingin dan air mata buatan bisa dianjurkan sebagai pelumas agar mata tetap terasa nyaman dan tidak kering. Obat antihistamin mungkin direkomendasikan untuk mengurangi rasa gatal yang sangat mengganggu. Anda mungkin akan diminta untuk berhenti menggunakan lensa kontak mata hingga kondisi ini membaik.

    Obat sakit mata menular akibat infeksi virus biasanya tidak diperlukan. Penanganannya hanya berupa kompres dingin dan air mata buatan, serta menjaga kebersihan mata. Obat antivirus diberikan pada kasus sakit mata menular yang lebih serius seperti herpes zoster pada mata. Antibiotik akan diberikan sebagai obat sakit mata menular yang diakibatkan oleh infeksi bakteri dan tersedia dalam bentuk obat tetes atau obat oles. Untuk konjungtivitis akibat alergi biasanya Anda akan diberikan obat antialergi dan obat tetes mata setelah sumber alergi dibersihkan dari mata.

    Obat untuk sakit mata menular pada bayi akan sedikit berbeda dengan orang dewasa. Segera temui dokter begitu Anda merasakan atau menemukan gejala di atas untuk mendapatkan penanganan dan menghindari penyebaran sakit mata menular ke orang lain.
    How To Use
  • Put the link on the
  • Generate Link box with http:// or https://
  • Use  CTRL + V  on keyboard to put the link.
  • Click Generate button to get encrypted link.
  • Click Copy URL button.
  • Done